Membaca Membuka Cakrawala, Membangaun Peradaban Dunia

Saturday, August 6, 2016

BERUBAHLAH, MAKA DUNIA AKAN BERUBAH UNTUK ANDA

Anda membangun sebuah usaha, “heppy first-m-kios dan counter pulsa”. Usaha itu berjalan baik, hingga suatu saat anda sadar bahwa anda mulai kehilangan satu demi satu pelanggan anda. Akhirnya, yang mendatangi toko anda hanya nenek tua yang tinggal di samping toko. Anda ingin mendapatkan pelanggan anda kembali dan menarik minat lebih banyak pelanggan lagi? Anda ingin agar toko anda semakin berkembang dan bukanya bangkrut karena kehingan pembeli? Anda berharap agar toko anda lebih di sukai dan lebih ramai dari toko serupa yang letaknya persis di sebrang jalan?
Hal utama yang harus di lakukan adalah berubah. Untuk berubah, anda harus mengganti cara berfikir anda mengenai bagaimana cara memikat pembeli dan menarik pelanggan. Anda harus merubah “penamplan” toko anda, entah itu lampu atau warna cat toko anda, dan pastinya, anda perlu merubah cara anda melayani pembeli. Intinya, perubahan kearah pencapaiaan tujuan anda di mulai dari diri anda. Sadarilah, jika anda berubah, sitasi disekitar anda pun berubah, itulah perinsip yang mendasari setiap relasi: jika anda ingin sebuah relasi berjalan dengan cara ‘baru’, perbaharuilah sikap anda. hanya itu.

Apa yang sebaiknya di ubah?

Pertama-tama, kita perlu mengetahui hokum tentang kepercayaan dan nilai. Kepercayaan dan nilai yang dianut seseorang adalah hasil pembelajarannya dalam hidup yang telah menjadi pol acara bagaimana ia menghadapi dunia. Kepercayaan dan nilai itulah yang kemudian menjadi patokan baginya dalam berelasi: membenar kan masa lalu, merasionalisasi prilaku saat ini, dan menjelaskan segala peristiwa dalam kehidupan sekarang. Inilah yang membuat kita berbeda, karena kita memiliki system nilai dan kepercayaan yang berbeda-beda seturut latar belakang yang berlainan yang memnemtuk siapa kita saat ini.

Kedua, ada 2 jenis nilai: nilai tujuan dan nilai makna. Untuk mencapai nilai tujuan (kebahagiaan, misalnya), seorang menempatkan prioritas pada nilai makna yang akan mendorongnya untuk mencapai tujuan akhir. Bagi sebagian orang, kebahagiaan dapat dicapai dengan uang; orang lain menyakini bahwa hidup berumah tangga adalah jalan menuju kebahagiaan. Kita bisa melihat bahwa bagi satu oarang, uang menjadi penting karena kebahagiaan itu penting. Sekarang focus perbedaan nya semakin sempit. Dimensi spiritualitas membuat manusia memiliki nilai tujuan yang sama (kebahagiaan, cinta, rasa aman, dan sebagainya). Perbedaannya hanya terletak pada nilai makna yang menjadi jalan untuk mencapai tujuan hidup (uang, kekuasaan, persahabatan, dan lain-lain)
Sehingga, bila anda merasa begitu sulit untuk mencapai sebuah relasi yang di landasi oleh sebuah hubungan baik, hal itu terjadi karena anda dan orang lain tidak terjalin secara selaras dalam nilai makna, apa yang perlu di lakukan untuk mencapai nilai tujuan: hubungan baik. Kabar baiknya anda tidak perlu mengubah apapun (baik nilai makna maupun nilai tujuan anda) jika anda tidak mau mengubahnya.
 Nah, bagaimana cara nya agar demi nilai tujuan yang sama (hubungan baik), orang lain mau menggunakan nilai makna yang anda anut? Atau singkatnya, bagimana caranya agar orang lain mengikuti cara anda, melakukan apa saja untuk anda? Anda hanya perlu menerapkan teknik-teknik sederhana ini dan keadaanya akan berubah, berubah untuk anda.    
Share:
"MEMBACA MEMBUKA CAKRAWALA MEMBANGUN PERADABAN DUNIA"

0 komentar:

Post a Comment

Ads baner

Popular Posts

Powered by Blogger.
["Hidup bukanlah tentang bagaimana menemukan diri kita tetapi bagaimana menciptakan diri kita yang sebenarnya"]["Hidup adalah serangkaian peristiwa alami dan spontan. Jangan melawan kehidupan yang hanya akan menciptakan kesedihan. Biarkan realitas menjadi kenyataan. Biarkan semuanya mengalir secara alami"]["Cobalah untuk belajar sesuatu tantang segala sesuatu dan segala sesuatu tentang sesuatu"]["Hidup adalah Kesusahan yang harus diatasi. Rahasia yang harus digali. Tragedi yang harus dialami. Kegembiraan yang harus dibagikan. Cinta yang harus dinikmati, dan Tugas yang harus dilaksanakan"]